wonderful life
Setiap melihat angsa di belakang pondokan selalu ingat percakapan ini dengan k2 senior di jurusan beberapa tahun lalu.
Teh Umi: Ada apa tie ngos-ngosan begitu
Saya: Habis dikejar angsa k'
Teh Umi: Ha ha hah soang di belakang pondokan itu.
Saya: Iya k' angsanya ganas..mengejar sambil menjulurkan lehernya.
Teh Umi: Pasti soangnya jantan.
Saya: Loh???
Teh Umi: Iya soang jantan itu tau mana akhwat manis yang harus dikejar.
#DUBRAKS
Sesaat setelah keluar dari ruang Direktur RS dengan muka bloon tak percaya.
N: Ti, ini benar kan???
Me: (masih bengong)
A: Tidak percaya
Me: Cubit dulu ini benar kan?
N: Semudah ini YA ALLAH??
A: Iya, Semudah ini???
Me: ALHAMDULILLAH :D
N: IYA ALHAMDULILLAH akhirnya. ALLAH memudahkan kita menjemput rezekiNYA.
A: Dan...sepertinya ALLAH mengatakan "IYA" u/ do'a-do'a kita selama ini
"SELAMAT ANDA TELAH BERGABUNG DI RUMAH SAKIT KAMI, BERIKAN YANG TERBAIK, BEKERJALAH DENGAN IKHLAS, SK KALIAN AKAN KELUAR PER 1 MEI 2012" -direktur RSWS Makassar
AKHIR YANG BAIK, CINTA
Sore menyapa riang
bersampingan dengan seorang yang hari ini kusebut sang penambah riang (hehe…)
beradu jemari menekan keyboard
menyusun ide demi ide
kemudian engkau datang bersama pesanmu
pesan yang kuterka kabar baik atau kabar burukkah?
“…Pinjam pundakmu sebentar ya. Boleh?” (Penutup pesanmu)
kemudian…
bergetar suaramu terdengar di sini
seakan engkau menahan bulir yang meminta melompat dari ekor matamu
Allah mengakhirinya dengan INDAH, cinta…
setelah sekian lama hati yang galau mencari ketenangan dengan menerima apa adanya dirinya
membenarkan dengan kebijaksanaan-kebijaksanaan dimatamu, pun dimataku (seperti yang pernah kulakukan.)
tapi kini
Dia memutuskan segalanya (Insyaallah keputusan terbaik)
sakit? Tentu saja, cinta…
karena Allah selalu memberikan Kebahagiaan Sejati setelah diri mampu menembus batas sakit
kini, kutak peduli seperti apa dia…
engkau terlalu istimewa untuk menjadi milik seorang yang hanya sebatas HANIF
engkau pantas mendapatkan kesayangan Allah (Percaya deh…^^)
Cinta, selamat atas akhir yang baik ini
menangislah tapi cukup sehari saja
bukan menangisi kehilangan tapi menangisi (syukur) KebaikanNya
galau itu akan pergi
ketenangan itu akan datang
dan yang terbaikpun akan datang
Demi Allah…
#terima kasih
Oleh: Rhenald Kasali, Guru Besar Universitas Indonesia
Setiap kali berkunjung ke Yerusalem, saya sering tertegun melihat orang-orang Yahudi orthodox yang penampilannya sama semua. Agak mirip dengan China di era Mao yang masyarakatnya dibangun oleh dogma pada rezim otoriter dengan pakaian ala…

